PONDOK ATAU PENJARA

Sekarang banyak orang tua yang berkeinginan memasukkan anaknya ke pondok pesantren, ada beberapa tujuan dari orang tua tersebut, setiap orang tua mempunyai alasan tersendiri mengapa dia menaruh anaknya di pondok pesantren. ada yang karena dirumah nakal, tidak mau mematuhi orang tua sehingga orang tua jengkel dan akhirnya dipondokkan. ada juga yang bertujuan supaya anaknya menjadi pemimpin yang berguna dikemudian hari, ada juga yang cuma iseng menuruti kemauan anak untuk mondok di pesantren. nah kalau pondok pesantren tidak melihat varian latar belakang tersebut maka pesantren akan sulit sekali mengorganisir dan mengontrol santri secara umum. saat ini beberapa pesantren di Kajen yang pengawalanya sangat ketat di bidang tertentu, misalnya jamaah sholat lima waktu, ketertiban menaati peraturan, dan lain sebagainya. mengingat bahwa ciri khas pondok pesantren adalah pada sisi pengkajianya mengenai kitab kuning maka pesantren-pesantren pun juga menyelipkan kegiatan itu di dalam pesantren, akan tetapi kegiatan itu belum sampai pada pencetakan kader-kader muda Islam, hanya saja pada tahap pemberian pengenalan mengenai isi daripada kitab tersebut. kaalau diibaratkan itu seperti memberikan ikan kepada orang yang lapar dari hasil pancinganya. artinya santri-santri tersebut tidak diberikan alatnya supaya bisa membaca kitab sendiri dan kemudian bisa berkarya akan tetapi hanya dikenalkan secara global mengenai kitab-kitab kuning. maka yang terjadi adalah ketika santri pulang ke rumah seakan-akan pulang dari penjara, mereka merasa menghirup udara kebebasan dan akhirnya tidak bisa mengendalikan diri seperti nilai-nilai yang pernah diterapkan di pesantren dahulu. inilah yang perlu ada perbaikan baik dari sisi niat orang tua mapun anak, dan dari sisi pesantren melalui sistem pengajaranya.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar